Gelora 63 Tahun GIDI Menggema dari Bekasi, PGLII Ajak Pelayan Tuhan Tampil Berani dan Berdampak
Bekasi – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-63 Gereja Injili di Indonesia (GIDI) pada 12 Februari 2026 menjadi momentum yang membakar semangat pelayanan di kalangan gereja Injili. Dari Kota Bekasi, Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) menyerukan ajakan terbuka kepada para hamba Tuhan GIDI untuk tampil berani, relevan, dan berdampak di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Momentum ini tidak sekadar perayaan usia, tetapi dipandang sebagai titik refleksi sekaligus loncatan baru bagi pelayanan gereja. PGLII Kota Bekasi menilai perjalanan panjang GIDI selama enam dekade lebih adalah bukti konsistensi dalam menjaga kemurnian pemberitaan Injil serta komitmen dalam membangun kehidupan rohani jemaat.
Ketua PGLII Kota Bekasi, Pdt. Djajang Buntoro, menegaskan bahwa tantangan zaman modern justru harus dijawab dengan keberanian iman dan inovasi pelayanan. Menurutnya, gereja tidak boleh berjalan di tempat, tetapi harus terus bergerak, menjangkau generasi baru, serta menghadirkan solusi rohani di tengah krisis nilai yang terjadi di masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa para hamba Tuhan GIDI di Bekasi memiliki peran strategis sebagai penjaga api rohani di tengah kota yang dinamis. Kesetiaan dalam pelayanan, kata dia, merupakan fondasi utama agar gereja tetap menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitar.
Sementara itu, Sekretaris PGLII Kota Bekasi, Pdt. N. Priskila Paksoal, menambahkan bahwa usia ke-63 GIDI adalah simbol kedewasaan spiritual yang harus diiringi dengan semangat kolaborasi dan persatuan. Ia mengajak seluruh pelayan Tuhan untuk terus memperkuat sinergi lintas gereja agar pelayanan semakin solid dan berdampak luas.
Menurutnya, gereja yang bersatu dan bergerak bersama akan mampu menjawab kebutuhan rohani masyarakat secara lebih efektif. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, keteladanan, serta komitmen dalam setiap aspek pelayanan.
PGLII Kota Bekasi menyatakan siap mendukung setiap langkah pelayanan yang berorientasi pada penguatan iman dan pembinaan generasi. Momentum HUT ke-63 GIDI pun diharapkan menjadi awal dari babak baru pelayanan yang lebih progresif, adaptif, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Dengan semangat iman yang menyala, gema 63 tahun GIDI dari Bekasi menjadi simbol bahwa gereja tetap hadir, tetap bergerak, dan tetap relevan dalam membawa terang Injil bagi bangsa.