HUT ke-63 GIDI Jadi Sorotan! PGLII Kota Bekasi Datang Langsung, Serukan Persatuan dan Gerakan Pelayanan

Jurnalis: Romo Kefas

BEKASI – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) di Jatiasih tak hanya menjadi ajang syukur, tetapi juga momentum penting penguatan persatuan gereja di Kota Bekasi. Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Kota Bekasi hadir langsung menyerahkan ucapan selamat sekaligus membawa pesan strategis: gereja harus bersatu dan bergerak.

Kehadiran jajaran PGLII disambut hangat oleh Gembala Jemaat GIDI Jatiasih, Pdt. Manasye Manorek. Turut hadir Pak Gatot serta Samuel dari CMN yang ikut memperkuat suasana kebersamaan dan solidaritas pelayanan lintas komunitas.

Ketua PGLII Kota Bekasi, Pdt. Djajang Buntoro, dalam keterangannya kepada awak media menegaskan bahwa usia 63 tahun merupakan tonggak kematangan pelayanan.

“GIDI telah melewati berbagai musim pelayanan. Enam puluh tiga tahun adalah bukti keteguhan iman dan konsistensi dalam memberitakan Injil. Kami hadir bukan hanya untuk mengucapkan selamat, tetapi juga untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pelayanan yang berdampak,” ujarnya dengan tegas.

Menurutnya, gereja di era saat ini dituntut untuk lebih adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Persatuan gereja bukan sekadar simbol. Ini adalah kebutuhan. Ketika gereja bersinergi, maka kekuatan moral dan spiritualnya akan jauh lebih besar dalam menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Momentum HUT ke-63 GIDI ini pun menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Di Jatiasih, semangat baru ditegaskan: gereja yang solid, gereja yang peduli, dan gereja yang siap memberi dampak nyata bagi Kota Bekasi.

Kunjungan ini sekaligus menjadi pesan bahwa kolaborasi antar gereja Injili di Bekasi semakin nyata dan siap bergerak bersama menuju pelayanan yang lebih luas dan relevan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *