“Jelani Christo: Advokat Kalimantan yang Tak Takut Hadapi Kekuasaan dan Bongkar Kasus Viral”

Jakarta, 14 Februari 2026 – Keberanian, integritas, dan empati menjadi ciri khas Jelani Christo, S.H., M.H., advokat asal Kalimantan yang dikenal membela rakyat kecil, masyarakat adat, dan korban kriminalisasi. Dari kasus pembunuhan hingga hilangnya aparat, setiap langkahnya selalu menegaskan: hukum harus berpihak pada yang benar.

Sebagai Ketua Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI) dan Ketua LBH Majelis Adat Dayak Nasional, Jelani aktif memimpin advokat yang bersatu melawan ketidakadilan. Ia menegaskan: “Membela rakyat kecil bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan hati.

Kasus Dramatis yang Pernah Ditangani:

  • Sri Mulyani, hamil 3 bulan, dibunuh tunangannya yang oknum TNI.
  • Bripda Ignatius Franco Sirage, ditembak seniornya di asrama Densus 88 Bogor.
  • Pengamen di Kota Tua, ditusuk oknum TNI karena menolak bayar alat karaoke Rp 60 ribu.
  • Nenek Jainab (83 tahun), dituduh mencuri kelapa padahal miliknya sendiri.
  • Kerusuhan karyawan Duta Palma, Bengkayang, 10.653 gaji karyawan tak dibayarkan.
  • Iptu Tomi Marbun, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, hilang secara misterius.

Jelani mengungkapkan, semua kasus ini menunjukkan satu kesamaan: mereka yang lemah selalu menjadi korban, sementara sistem hukum sering abai. Keberaniannya menghadapi kekuasaan dan aparat yang menyalahgunakan wewenang membuatnya menjadi advokat yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Keadilan harus bisa diakses semua orang, bukan hanya mereka yang punya kekuasaan. Advokat dan penegak hukum yang masih memiliki nurani harus bersatu untuk menegakkan keadilan,” tegasnya.

Dengan rekam jejak membela kasus-kasus kontroversial dan dramatis, Jelani Christo bukan sekadar pengacara – ia simbol keberanian dan advokat rakyat kecil, yang memastikan hukum tetap berpihak pada yang benar.

jurnalis Romo Kefas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *